Setiap Jam, 10 Bayi di Indonesia Meninggal

Posted On March 4, 2009

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

Setiap jam sepuluh dari sekitar 520 bayi yang lahir di Indonesia meninggal dunia. Hal itu diungkapkan kata Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sukman Tulus Putra di Jakarta, Senin (20/11).

Jumlah itu dihitung berdasarkan angka kematian bayi Indonesia yang saat ini mencapai 36 per 1.000 kelahiran hidup.

“Ini sangat memrihatinkan, dengan kondisi yang ada saat ini kita juga akan sulit mencapai target MDGs (Millenium Development Goals-red) untuk menurunkan angka kematian bayi menjadi dua per tiga dari sebelumnya,” kata Sukman.

Dia menjelaskan tingginya angka kematian bayi antara lain disebabkan oleh masih minimnya akses layanan penanganan kesehatan pada bayi dan anak.

Jumlah dokter anak yang ada di seluruh Indonesia, kata dia, saat ini hanya sekitar 1.800 orang sedangkan jumlah bayi, balita dan anak yang harus ditangani jauh lebih banyak (lebih dari 60 juta-red).

Ia mengatakan bahwa rasio dokter anak di Indonesia besarnya hanya 2,4 per 100 ribu anak, jauh lebih rendah dibanding rasio dokter anak di negara-negara maju yang bisa mencapai 42 per 100 ribu anak.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, guna meningkatkan layanan penanganan masalah kesehatan dan gizi pada bayi dan anak pihaknya memberikan pelatihan kepada dokter-dokter umum yang bertugas di Puskesmas.

Ia menjelaskan dokter umum Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan yang menjalankan fungsi penyuluhan (promotif), pencegahan (preventif) dan pengobatan (kuratif) bagi semua kalangan masyarakat, termasuk bayi dan anak.

Namun demikian tidak semua dokter umum memiliki pengetahuan mendalam tentang penanganan kesehatan pada bayi dan anak.

Pemberian pelatihan tentang penanganan masalah kesehatan dan gizi pada bayi dan anak kepada dokter umum, ia melanjutkan, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dokter umum tentang penanganan masalah kesehatan anak dan meminimalkan dampak akibat minimnya jumlah dokter anak. (Ant/OL-06)

Sumber: MEdia Indonesia Online,

Kura-Kura Berbahaya Bagi Anak-Anak

Posted On June 3, 2008

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

https://i0.wp.com/www.kapanlagi.com/p/baby_turtle.jpg

KapanLagi.com – Kura-kura hewan peliharaan agaknya bukan hewan yang aman buat anak-anak, setelah seorang bayi usia empat minggu meninggal tahun ini, demikian dikatakan oleh Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular AS (CDC).

CDC menyampaikan kekhawatirannya bahwa hewan kura-kura yang diperjual dan diperbelikan sebagai hewan peliharaan semakin meningkat akhir-akhir ini walaupun adanya larangan untuk menjual kura-kura dengan diamater kulit punggungnya melebihi 4 inci (10 cm).

Bayi kura-kura merupakan hewan populer untuk dijadikan hewan peliharaan di Amerika Serikat sampai Badan pengawas Obat dan Makanan AS, FDA mengeluarkan larangan karena hewan tersebut meimbulkan banyak kasus berbagai penyakit serius bagi anak-anak.

Salmonella yang terdapat pada kotoran hewan kura-kura dapat berpindah ke manusia melalui kontak fisik baik secara langsung ataupun tak langsung dari hewan tersebut. Tak ada metoda yang dapat menjamin bahwa seekor hewan kura-kura itu bebas dari salmonella atau bakteri itu dapat dihilangkan dari kotoran hewan tersebut . Karena pada umumnya hampir semua kura-kura mengandung bakteri salmonella. Demikian hasil penelitian CDC dalam laporan kematian bayi empat minggu tersebut.

Penyakit yang diakibatkan salmonella tetap menjadi masalah kesehatan di AS, dengan perkiraan 1,4 juta nonthypoidal salmonella (salmonella bukan penyebab penyakit typhoid) menjadi penyebab infeksi pada manusia setiap tahunnya yang mengharuskan 15 ribu orang harus dirawat dirumah sakit dan 400 di antaranya berakhir dengan kematian.

Bayi yang terkena salmonella tersebut dibawa ke sebuah rumah sakit Florida ke ruang UGD dengan gejala demam tinggi dan kejang, sebelum akhirnya meninggal pada 1 Maret lalu walaupun sudah menerima pengobatan anti-biotika.

Tes terhadap bakteri yang diambil dari si bayi cocok dengan yang ditemukan pada kura-kura peliharaan yang merupakan hadiah pemberian seorang kenalan keluarga si bayi.

Hewan yang mengandung salmonella tidak sakit namun ia membawa mikroba tersebut.

CDC telah menelusuri 15 orang lainnya yang juga terinfeksi dengan rangkaian bakteri yang sama pada tahun 2006 dan 2007 dan menemumkan 80% di antara mereka melakukan kontak fisik langsung maupun tak langsung dengan seekor kura-kura sepekan sebelum jatuh sakit.

“Kasus-kasus tersebut memperlihatkan bahwa kura-kura kecil tetap menjadi sumber infeksi salmonella bagi manusia,” kata CDC.

“Walaupun pemberian pengetahuan kepada masyarakat yang bertujuan untuk mencegah infeksi yang disebabkan salmonella sudah sangat memadai, agaknya larangan untuk memelihara kura-kura adalah cara yang paling efektif untuk mencegah kasus infeksi akibat salmonella.”

Apabila bakteri itu menyebar dalam darah dapat menyebabkan sejumlah penyakit yang amat berbahaya yang mengancam keselamatan nyawa balita, lansia dan mereka yang tak memiliki sistem kekebalan yaitu orang yang hidup dengan AIDS atau pasien kanker.

Tips Menuntaskan Jerawat (II)

Posted On June 3, 2008

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

https://i1.wp.com/www.kapanlagi.com/p/acne_rohto.jpg

KapanLagi.com – Panas terik matahari dan polusi udara akibat debu dan asap kendaraan bermotor dapat membuat kulit menjadi kasar, kusam, kotor dan membuat jerawat bertambah parah.

Masker wajah anti-acne dari Mentholatum Acnes Treatment Series mampu memperbaiki kerusakan kulit akibat efek negatif sinar UV dan unsur radikal bebas tersebut. Kulit tetap sehat, cerah berseri.

Acnes Oil Control Mask mampu memperbaiki pori-pori kulit, mengatur pengeluaran minyak dan mencegah pembentukan jerawat. Natural Drago-β-Glucan dan PCA-Zn yang dikandungnya efektif memperbaiki kerusakan kulit akibat efek negatif sinar UV. Cukup tempelkan masker pada wajah yang telah dibersihkan selama 15 menit agar kandungannya meresap sempurna ke dalam kulit dan bilas dengan air bila diinginkan. Kulit terasa sejuk, segar serta lembut dan sehat. Gunakan 3-4 kali seminggu.

Gunakan juga Acnes Tea Tree Oil Clay Mask untuk detoksifikasi dan meningkatkan metabolisme kulit serta membersihkan kotoran dan minyak (sebum) berlebih sampai ke dalam pori-pori kulit. Tea Tree Oil yang dikandungnya efektif menjaga kelembaban kulit, mencegah penyumbatan pori-pori dan terbentuknya jerawat. Kulit terasa kencang, lembut dan sehat. Oleskan pada wajah dan diamkan selama 10 menit agar meresap sempurna. Gunakan 1-2 kali seminggu.

Acnes UV Tint, Warna Muka Sempurna!

Efek negatif sinar UV dapat membuat jerawat bertambah parah, gunakan Acnes UV Tint dengan SPF 30++ dan PA++ yang mampu menghalangi radiasi sinar UV, fungsi penghilang nodanya sangat alami serta efektif mencegah faktor pembentuk jerawat, ditambah dengan Vit. E, B6 dan extract rosemary yang mampu mencegah oksidasi, menjaga kelembaban dan mempertahankan keelastisan kulit.

Acnes Oil Control Film, Hilangkan Gundah Gulana!

Setelah jalan-jalan seharian, wajah menjadi mengkilat karena minyak. Sungguh memalukan … Acnes Oil Control Film dengan bahan Microporous Film yang unik, menyerap 3x lebih kuat dibandingkan kertas penyerap minyak pada umumnya, terasa lembut dan ringan, mampu mempertahankan kadar air dan tidak mempengaruhi riasan wajah.

Acnes Spot Care, Tuntaskan Bekas Jerawat dan Noda Hitam!

Karena malas merawat kulit wajah, bekas jerawat dan noda hitam menjadi semakin membandel Kini ada Acnes Spot Care untuk membantu mengatasi bekas jerawat dan noda hitam dengan kombinasi 6 kandungan yaitu alantoin untuk memulihkan kulit yang terluka, Vit. E dan B6 sebagai antioksidan dan membantu penyembuhan, Ascorbic Acid untuk mencegah melanin, Salicylic Acid menyegarkan pori-pori dan Isoprophylmethylphenol sebagai anti bakteri.

Masalah jerawat yang memusingkan kini dapat diatasi dengan menyenangkan berkat Acnes Treatment Series, Solusi Tuntas Atasi Jerawat.

Terbukti tidak menimbulkan iritasi serta cocok dan aman untuk semua jenis kulit. Dapatkan segera di Carrefour, Matahari Hypermart, Giant, Guardian, Century, Indomaret, Supermarket, Mini market, Apotek, toko kosmetik dan toko-toko lainnya.

Tips Menuntaskan Jerawat (I)

Posted On June 3, 2008

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

https://i1.wp.com/www.kapanlagi.com/p/acne_rohto.jpg

Range Acnes Treatment Series

KapanLagi.com – Ternyata mengatasi jerawat sangat mudah lho…cukup dengan 3 langkah jitu dari Acnes Treatment Series yaitu Clean! (membersihkan), Care! (merawat), Cure! (mengatasi jerawat).

Rangkaian produk anti jerawat yang telah dinanti-nantikan banyak orang kini telah beredar di pasar Indonesia. Acnes Treatment Series dari Mentholatum USA sejak tahun 1997 diluncurkan di pasar internasional hingga kini telah memperoleh tanggapan positif mengungguli produk anti jerawat merk lainnya.

Daya guna anti bakteri penyebab jerawat yang mengejutkan dari Mentholatum Acnes Treatment Series, mampu meresap hingga ke dalam pori-pori untuk membunuh kuman dan bakteri penyebab jerawat dengan langkah jitu 3C (Clean, Care, Cure):

Acnes Clean: Bersihkan wajah, basmi bakteri jerawat, Perisai Pertama!

Bersihkan wajah dengan Acnes Foaming Wash (hypoalergic tested/aman untuk kulit sensitif) atau Acnes Creamy Wash untuk membersihkan kulit wajah dari bakteri penyebab jerawat, minyak berlebih dan kotoran hingga ke dalam pori-pori kulit. Mengandung Vit. C dan E yang secara cepat menjadikan kulit tetap halus dan lembut, wajah pun kembali segar bercahaya.

Acnes Care: Merawat dan menutrisi kulit, serta mencegah jerawat!

Setelah dilihat dengan mikroskop, pori-pori seolah membesar dan tekstur wajah begitu kasar dan kusam. Kembalikan kesegaran wajahmu dengan perawatan Acnes Powder Lotion, bedak cair anti acne dengan Vitamin C, Vitamin E dan Extract Aloe Vera. Mampu mengendalikan minyak berlebih di wajah, pori-pori kembali mengecil, tidak mudah berjerawat, serta melembabkan dan memperbaiki kulit.

Acnes Cure: Mengobati dan mengatasi jerawat secara tuntas!

Karena begadang dan kurang istirahat, wajah kerap dipenuhi jerawat. Tuntaskan jerawat dengan Acnes Sealing Jell, hanya dengan olesan ajaibnya pada permukaan jerawat, formulanya meresap dengan cepat hingga ke dalam pori-pori kulit untuk membasmi bakteri penyebab jerawat.

Mengandung Sulfur Resorcin sebagai anti bakteri jerawat, Stearyl Glycyrrhetinate anti peradangan, serta Vitamin E dan B6 yang merawat dan menjaga kelembutan kulit, mengelupas sel kulit mati, krisis jerawat pun teratasi dengan mudah !

Masalah jerawat yang memusingkan kini dapat diatasi dengan menyenangkan berkat Acnes Treatment Series, Solusi Tuntas Atasi Jerawat. Untuk hasil lebih optimal, gunakan produk perawatan kulit wajah Acnes Care lainnya di Tips Menuntaskan Jerawat, Minggu depan.

Acnes Treatment Series terbukti tidak menimbulkan iritasi serta cocok dan aman untuk semua jenis kulit. Dapatkan segera di Carrefour, Matahari Hypermart, Giant, Guardian, Century, Indomaret, Supermarket, Mini market, Apotek, toko kosmetik dan toko-toko lainnya.

Berpuasa Kurangi Dampak ‘Chemotherapy’ Kanker

Posted On April 19, 2008

Filed under IPTEK, kesehatan

Comments Dropped leave a response

 

KapanLagi.com – Melakukan puasa beberapa hari dapat melindungi pasien dari sejumlah efek samping chemotherapy kanker yang berbahaya dan tak menyenangkan, demikian dikatakan oleh sejumlah ahli, Sabtu.

Para peneliti mengatakan mereka telah memberikan kepada hewan percobaan tikus dosis tinggi chemotherapy setelah sebagian dibiarkan berpuasa dan sebagian lagi diberi makan.

Kelompok tikus yang berpuasa dapat bertahan hidup sementara yang diberi makan didapatkan mati, demikian mereka melaporkan hasil penelitiannya ke National Academy of Sciences.

Para peneliti menekankan bahwa jangan melakukan hal itu dulu karena harus dilakukan penelitian lebih lanjut.

Namun dikatakan hasil temuan tersebut setidaknya membuka jalan bagi penggunaan chemotherapy secara lebih efektif membunuh sel tumor sementara tetap mempertahankan sel yang sehat.

"Para dokter yang mengobati pasiennya mengatakan apabila hal tersebut berhasil maka cara itu akan dianjurkan kepada para pasiennya," kata Viktor Longo dari Universitas California selatan.

"Para pasien semuanya mengatakan mereka merasa sangat tidak nyaman setelah menjalani chemotherapy dan mereka mengalami penurunan berat badan yang drastis karena rasa mual dan tidak enak yang diakibatkan setelah menjalani pengobatan itu."

Kini Longo mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan uji klinis terhadap manusia. Namun Longo dan rekan-rekannya terlebih dahulu menguji tes ragi, dan setelah itu baru tes pada sel manusia di cawan laboratorium. Mereka menemukan sel manusia yang sehat yang lapar akan zat makanan dapat bertahan dari kondisi setelah chemotherapi namun sel kanker tidak.

"Secara teori hal itu membuka peluang baru bagi perawatan dan penanganan yang akan membolehkan pemberian dosis chemo yang lebih tinggi."

"Cara itu merupakan satu pendekatan pengobatan yang baru yang pantas untuk dilakukan keberhasilan uji klinisnya," kata peneliti kanker Pinhas Cohen dari Universitas California, Los Angeles yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Hibernasi

Longo dan rekan-rekannya mengatakan hewan percobaan tikus yang diberi makanan kalori rendah dapat hidup lebih lama, karena sel tubuh mereka dapat menolak stres lebih baik.

Mereka juga menemukan bahwa sel-sel yang memasuki tahapan hibernasi (tidur sementara), sementara sel kanker membuat tumor karena mereka ,mengalami perubahan pertumbuhan yang diluar kendali.

Longo merasa heran apabila reaksi dari sel yang kelaparan tersebut dapat merupakan solusi untuk membedakan sel tubuh yang sehat dengan sel kanker.

Seorang ahli kanker mengatakan berpuasa beberapa hari lamanya tak akan membahayakan pasien kanker. "Hal itu dapat diterapkan pada hampir sebagian besar pasien," kata Dr. David Quinn dari Universitas California selatan."

Windows XP Biang Pemanasan Global

Posted On April 19, 2008

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

Kapanlagi.com – Windows XP bisa dibilang adalah produk Microsoft yang paling sukses menembus pasar. Angka statistik membuktikan bahwa pengguna Windows selalu berada di atas angka 90%. Dari angka itu pengguna Windows XP tercatat mencapai angka di atas 73%. 

Mungkin dari angka itulah U.S. Environmental Protection Agency (EPA), sebuah badan pemerintah yang mengurusi masalah yang menyangkut perlindungan kesehatan masyarakat, menuduh Windows XP sebagai biang dari pemanasan global. Pasalnya, menurut survei, 90% pengguna komputer yang nota bene menggunakan Windows XP tidak mengaktifkan fasilitas power management . Dengan tidak mengaktifkan fasilitas ini artinya mereka telah memboroskan listrik dalam jumlah besar dan meningkatkan jumlah greenhouse gas di atmosfir.

 

Tidak seperti Windows Vista yang mengijinkan administrator untuk mengatur setting power management lewat jaringan, Windows XP mengharuskan setiap pengguna PC mengatur pilihan ini secara manual. Meyakini hal ini sebagai satu kesimpulan yang masuk akal mendorong EPA untuk memberikan satu software yang menambahkan fitur yang dimiliki oleh Vista ini pada XP. Piranti lunak yang bisa diunduh secara gratis ini mereka beri nama EZ GPO (Group Policy Objects).

 

Menurut EPA, dengan mengaktifkan fitur ini, sebuah area dengan 1.000 PC dapat menghemat biaya listrik sekitar US$40 ribu per tahunnya. Ini setara dengan daya listrik sebesar 400 ribu kWh yang mampu menerangi sekitar 220 rumah per tahun. Dari sisi pandang greenhouse , usaha ini mampu mengurangi sekitar 300 ton emisi gas atau setara dengan gas buang 50 mobil per tahunnya.

 

Mungkin membengkaknya jumlah PC yang tidak mengaktifkan fitur power management berawal dari mitos bahwa menggunakan fitur ini dapat berakibat buruk pada hardware PC. Namun EPA menegaskan bahwa mitos itu sudah tidak relevan lagi karena hardware sekarang sudah jauh lebih baik dari saat mitos itu muncul. Tidak akan ada dampak buruk dari penggunaan fitur menghemat energi ini.

 

EPA tidak terlalu yakin bahwa EZ GPO bakal menarik banyak peminat karena departemen IT tidak akan terlalu pusing dengan rekening listrik yang bukan urusan mereka. Sementara meng-install piranti lunak pihak ketiga macam EZ GPO pada sebuah server memerlukan ijin berbelit-belit yang akan membuat para administrator merasa enggan.

Teknologi Bikin Ingatan Manusia Tak Berarti!

Posted On September 17, 2007

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

Lihat Gambar

KapanLagi.com – Apakah Anda sulit mengingat nomor telepon pribadi Anda? Berusaha mati-matian mengingat nomor telepon rumah Anda dan ulang-tahun anggota keluarga, sebelum akhirnya membuka ponsel Anda? Kalau iya, berarti Anda termasuk generasi yang ‘diperbudak’ perangkat telekomunikasi.

Dalam jajak pendapat yang dirilis Jumat (13/07) dan dilansir dari Reuters, menyatakan booming peralatan komunikasi baik itu yang sifatnya mobile maupun portable yang memberi kemudahan untuk dibawa serta menyimpan bergudang-gudang informasi pribadi telah menciptakan ‘satu generasi yang tak mampu mengingat masalah-masalah sepele’.

Seperempat orang yang ditanyai mengatakan mereka tak mampu mengingat nomor telepon mereka, sementara dua pertiga tak bisa mengingat hari ulang-tahun lebih dari tiga orang teman atau anggota keluarga mereka.

Yang lebih mencengangkan lagi, generasi muda yang mengerti teknologi ternyata memiliki daya ingat yang lebih buruk dibandingkan dengan orang yang lebih tua. Mereka yang berusia di bawah 30-an tahun hanya mampu mengingat lebih sedikit hari ulang-tahun dan angka dibanding orang yang berusia di atas 50 tahun.

Survei yang dilakukan majalah ‘Puzzler Brain Trainer, dengan jumlah responden 3 ribu orang selama dua pekan ini juga menyebutkan sekitar dua-pertiga responden mengatakan mereka mengandalkan pengatur telepon atau alat organizer elektronik untuk mengingat tanggal penting.

“Makin banyak yang harus diingat orang sekarang ini, dan mereka lebih mengandalkan teknologi dibandingkan daya ingat mereka,” kata Ian Robertson, Profesor Psikologi di Trinity College, Dublin. (reuters/rit)

Banyak Tidur Saat Puasa, Badan Makin Loyo

Posted On September 17, 2007

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

Lihat Gambar

KapanLagi.com – Bulan puasa tiba, pastinya pola makan juga turut berubah, meski bisa dibilang perubahan tersebut hanya temporer. Perubahan ini lebih banyak dialami sistem pencernaan kita, di mana sebelum berpuasa, sistem pencernaan bekerja ekstra keras, namun dengan berpuasa, kerja pencernaan menjadi berkurang, sehingga asam lambung dan enzim pencernaan pun ikut beristirahat.

Sengaja membiarkan perut kosong cenderung membuat orang lemas dan lesu, sehingga saat berpuasa lebih memilih untuk berdiam diri dan menghindari aktivitas fisik. Dan tidur menjadi pilihan yang tepat agar puasa berlalu tanpa terasa.

Tapi tahukah Anda, jika tidur dan tak melakukan aktivitas saat berpuasa justru membuat Anda lemas. Menurut Dr. Ebrahim Kazim, dokter dan sekaligus pendiri Islamic Academy Trinidad, dalam bukunya ‘Further Essays on Islamic Topics’, menyebutkan duduk bengong tanpa melakukan aktivitas apapun akan membuat rasa lapar dan lemas lebih terasa. Rasa lemas ini akibat penurunan gula darah yang berlebihan, di mana gula darah yang terlalu rendah justru membuat kita bertambah lemas dan perut keroncongan.

Gula darah rendah otomatis membuat otak lebih sulit berkonsentrasi. Ini karena otak yang sudah terbiasa mendapat energi dalam bentuk glukosa berkurang, dan pengurangan aliran glukosa ke jaringan otak akan membuat kita sulit berkonsentrasi. Hal ini hanya terjadi pada awal kita menjalani puasa, namun rasa pusing dan sulit konsentrasi ini akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari kita menjalani puasa. Yang penting jangan banyak bengong dan tetap beraktivitas sesuai porsinya.

Tetap aktif secara fisik saat berpuasa memompa tubuh untuk mengeluarkan hormon stres. Hormon ini yang memeras gula keluar dari cadangan hidrat arang tubuh, dan membuat gula baru dari jaringan cadangan tubuh lainnya seperti jaringan lemak.

Selain penurunan gula darah, perubahan jam tidur juga mendukung rasa kantuk yang kerap menyertai saat berpuasa. Bangun dini hari dan bersantap sahur otomatis akan mengubah daur fisiologi hormon yang mencapai puncak produksinya dari tengah malam, yakni growth hormone (hormon pertumbuhan) dan cortisol hormone.

Hormon pertumbuhan berfungsi meningkatkan penghancuran asam amino dari darah ke otak yang membantu pemulihan sel saraf. Sementara hormon kortisol berperan membantu meredam stres saat bangun pagi, mengurangi peradangan, dan rasa letih.

Selain perubahan pola tidur, faktor ‘psikologis sistem pencernaan’ juga perlu diperhitungkan. Makan pada jam yang seharusnya kita tidur adalah sesuatu yang belum bisa diterima sistem pencernaan, karena itu santap sahur harus dibedakan dengan sewaktu kita makan biasa.

Makan secukupnya dengan kandungan gizi tepat dan jika dibutuhkan bisa mengkonsumsi suplemen. Ingat, jangan memberi tugas terlampau berat dan terlalu buru-buru pada saluran pencernaan yang ‘masih tidur’.

Dr Kazim juga menyebutkan saat berpuasa, tubuh manusia akan ‘memanggil’ hormon endorphins (hormon yang mengurangi sensasi rasa sakit dan gangguan emosional), yang memberikan rasa menenangkan secara psikologis.

Ketenangan ini makin diperkuat dengan aktivitas keagamaan yang dilakukan saat Ramadhan yang didukung disiplin dan kontrol diri dari segala perbuatan mungkar. Puasa membuat kita jauh lebih tenang, damai, dan ikhlas. Selamat berpuasa! (islamonline/rit)

Video ‘Jenius’ Hambat Perkembangan Otak Bayi

Posted On September 17, 2007

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

Lihat GambarKapanLagi.com – Rekaman yang diklaim dapat merangsang pertumbuhan otak bayi malah dimungkinkan memperlambat perkembangan kosakata pada bayi, jika semua itu digunakan secara berlebihan, kata beberapa peneliti AS, Rabu (9/8).

Setiap empat jam yang dilewati setiap hari untuk menonton video dan DVD bayi, bayi yang berusia 8 sampai 16 bulan memahami rata-rata enam sampai delapan kata lebih sedikit dibandingkan dengan bayi yang tidak menontonnya, kata Frederick Zimmerman dari University of Washington dan rekannya.

Bayi yang lebih tua tak terpengaruh atau terbantu oleh video itu, kata para peneliti tersebut dalam Journal of Pediatrics.

“Fakta paling penting yang datang dari studi ini ialah tak ada bukti jelas mengenai manfaat yang berasal dan DVD dan video, dan ada petunjuk mengenai keburukannya,” kata Zimmerman dalam suatu pernyataan.

“Intinya ialah makin lama bayi menonton video dan DVD, makin besar dampaknya. Jumlah yang disaksikan tak bermasalah,” katanya.

Zimmerman dan rekannya melakukan wawancara telefon secara acak dengan lebih dari 1.000 keluarga di Minnesota dan Washington yang memiliki bayi dan mengajukan pertanyaan terperinci mengenai kegiatan menonton video dan televisi.

Orang tua yang memiliki bayi yang berusia 8 sampai 16 bulan ditanya tentang seberapa banyak kata seperti ‘choo-choo’, ‘mommy’ dan ‘nose’ dapat dipahami anak mereka. Orang tua bayi juga ditanya berapa kata seperti ‘truck’, ‘cookie’ dan ‘balloon’ yang diketahui anak mereka.

“Hasilnya mengejutkan kami, tapi semuanya masuk akal. Hanya sejumlah jam terbatas saat bayi melek dan sadar,” kata Andrew Meltzoff, ahli psikologi yang ikut dalam studi itu.

“Jika ‘waktu sadar’ dilewati di depan DVD dan TV, dan bukan dengan orang yang berbicara ‘dengan cara kebapakan atau keibuan’, gaya bicaya melodis yang kita gunakan dengan anak kecil, bayi tak memperoleh pengalaman linguistik yang sama,” kata Meltzoff.

“Orang tua dan perawat adalah guru pertama dan terbaik bagi bayi. Mereka secara insting menyesuaikan cara bicara mereka, pandangan mata dan tanda sosial guna mendukung ketepatan bahasa. Menonton TV dan DVD yang menarik perhatian mungkin bukan pengganti yang setara bagi interaksi hangat sosial manusiawi pada usia ini. Anak yang lebih tua mungkin berbeda, tapi bayi yang masih hijau tampaknya belajar bahasa paling baik dari orang,” katanya.

Dr. Dimitri Christakis, dokter anak di Seattle Children’s Hospital Research Institute yang ikut mengerjakan studi tersebut, mengatakan orang tua seringkali bertanya kepada dia mengenai nilai video semacam itu.

“Bukti bertambah banyak bahwa semua itu tak bernilai dan malah mungkin berbahaya,” kata Christakis. (*/bun)

Bahaya Mengintai di Balik Printer Kantor?

Posted On September 17, 2007

Filed under IPTEK

Comments Dropped leave a response

Lihat Gambar

KapanLagi.com – Jika selama ini banyak yang beranggapan udara malam dan rokok menjadi momok bagi paru-paru, kini sepertinya kita harus mulai waspada dengan perangkat di sekitar kita, terutama pekerja kantoran yang sering berhubungan dengan mesin printer.

Penelitian terbaru yang dilakukan Queensland University, Australia menyebutkan bahwa toner pada printer laser juga bisa merusak paru-paru dengan kadar sebanding dengan partikel yang dihasilkan rokok, seperti dikutip dari BBC, Rabu (01/08).

Riset yang dilakukan pada sejumlah model dan merek printer ini sebagian besar menunjukkan pencemaran toner (serbuk printer laserjet) pada paru-paru terutama bagi mereka yang sering menggunakan printer ataupun yang berada dalam satu ruangan dengan mesin printer.

Sepertiga dari 60 mesin printer yang diteliti, ditemukan pencemaran partikel dari toner yang bisa masuk ke dalam paru-paru, dan menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan, atau gangguan kronis lainnya.

Penelitian yang dilakukan pada ruangan kantor model open-plan (ruangan tanpa sekat), ini mencatat penyebaran partikel berbahaya yang dipancarkan toner bisa naik sampai lima kali lipat, terlebih jika mesin printer menyala selama terus jam kerja.

Masalah ini makin parah ketika toner baru dipasang atau ketika sedang melakukan print gambar yang memerlukan serbuk toner dalam jumlah banyak.

Dengan bahayanya ‘musuh dalam selimut’ ini para peneliti menghimbau perbaikan sirkulasi udara pada setiap kantor, dan menaruh printer di tempat yang lebih terbuka. (bbc/rit)